Seri 2 – Red Bull Grand Prix of The Americas

USA 93marquez,motogp,race_s1d4867_original

The King of The Americas
Setelah kalah dari Yamaha di seri 1 GP Qatar lalu, kini Honda membalas dengan kemenangan yang sama,1-2. Dan perang saudara akhirnya tak terelakkan lagi. Bukan Lorenzo versus Rossi , melainkan Pedrosa lawan Marquez.

Harus diakui, pembalap rookie  ini memang sensasional. Dua kali balapan langsung menang. Itu pun diraihnya setelah absolute. Super Marc mendominasi jalannya seluruh sesi sejak Free Practice 1 hingga Race Day.

Nama Marc Marquez pun langsung masuk buku rekor sebagai pembalap termuda yang berhasil memenangkan kelas premier (MotoGP). Raihan ini mengalahkan rekor yang tak terpecahkan selama 3 dekade atas nama Freddie Spencer. Saat itu Freedie tercatat sebagai pembalap termuda yang pernah menjuarai kelas utama pada usia 20 tahun dan 63 hari. Sementara usia Marquez saat memenangkan GP Texas ini adalah 20 tahun dan 62 hari!

Selain itu, Marquez juga berhasil memecahkan rekor pembalap termuda yang menempati pole position kelas premier (MotoGP) yang sebelumnya juga dipegang oleh pembalap legendaris Freddie Spencer selama 31 tahun. Tentu ini sangat sensasional. Apalagi melihat betapa matangnya Marquez yang sabar menunggu datangnya kesempatan yang tepat untuk mendahului Pedrosa.

Memang sejak start, Pedrosa yang dikenal sebagai jagonya start langsung melesat terdepan. Untuk urusan ini, Marquez masih harus banyak belajar dari kakak kelasnya ini. Hampir sepanjang balap Marquez yang menggunakan ban kompon keras sabar memanaskan ban. Beda dengan Pedrosa  yang lebih memilih ban kompon lunak. Harapan Pedrosa untuk segera menjauh dari Marquez di lap-lap awal pun sulit terlaksana. Marquez dengan gaya menikungnya yang ekstrem hingga menempelkan sikunya ke aspal terus menempelnya hinga 9 lap menjelang finish. Di saat ban Pedrosa mulai kehilangan cengkeramannya, ban Marquez justru sedang berada di performa puncaknya.

Tak heran di tikungan cepat ke kiri yang belum pernah dijadikan tempat bagi pembalap untuk menyalip, justru digunakan Marquez untuk menerkam mangsanya secara tiba-tiba dan tak terduga. Setelah berada di depan, Marquez seolah tak terkejar lagi. Bahkan dia berhasil membuat gap 1,5 detik detik atas Pedrosa di posisi ke-2.

Kiranya, selain 2 gelar tadi, Marquez juga pantas diberikan satu gelar lagi, yakni The King of The Americas. Ya selama sirkuit anyar ini dipakai sebagai tempat tes tim MotoGP pertama kali hingga balap kemarin, Marquez lah yang selalu mendominasi.

Up-up and away SuperMarc!!
(sumber:OP)

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

dunia digital

teknologi digital untuk semua..

Catatan Dahlan Iskan

dahlaniskan.wordpress.com

WIRO NyöbaMôtö

Belajar menulis dan mem-foto apa saja pas nongkrong atau Mblåkräck :)

Otoblogger Indonesia

Mari Ngobrol Tentang Otomotif

indomotoblog

One Stop Indonesian Motorcycle Blog

kDW Motoblog

All About Motorcycle News

tmcblog.com

Motorcycle News | New Product | Racing | Review |

Iwanbanaran.com

All About Automotif | Autonews | Discussion | Issue | Review | New product

jatimotoblog

Agregator blog jawa timur

setia1heri.com

Wis pokok e nulis Gan... :-D

PAGUYUBAN BeAT JAWA TIMUR

The Journey for ONE HEART Brotherhood

soerabajascoopycommunity

Just another WordPress.com site

Honda Cub Surabaya

Perkumpulan Penggemar Motor Honda C50,C70,C90 Surabaya

%d bloggers like this: