Pesona di Balik Hutan Jati

waduk bening saradan 1100738

Waduk Widas/ Bening, Saradan, Madiun.
Bagi sebagian orang yang melintas di jalan raya kawasan hutan jati Saradan Madiun mungkin tidak akan mengira akan keberadaan waduk ini. Letaknya yang berada masuk ke kanan jalan (jika kita dari arah Surabaya) dan pintu gerbang yang juga menjorok kedalam sedikit agak tertutup oleh rimbunnya pohon-pohon jati yang besar-besar di pinggir jalan membuatnya agak susah terlihat.

Dengan membayar loket masuk area sebesar 3000 rupiah untuk orang dewasa (anak-anak 1500 rupiah) dan 1000 untuk sepeda motor, costermania pun memasuki jalan yang sudah beraspal bagus. Dikanan-kiri terhampar hutan alam yang didominasi oleh pepohonan jati, cukup menyejukkan pandangan mata.

Waduk yang berjarak sekitar 40 km kearah timur dari kota Madiun ini memiliki luas 860 km persegi. Pada awalnya digunakan untuk irigasi sawah untuk daerah Saradan dan sekitarnya. Sekarang bertambah fungsi menjadi sebuah tempat rekreasi/wisata keluarga.

waduk bening saradan 1100734 waduk bening saradan 1100735waduk bening saradan 1100736 waduk bening saradan 1100737 waduk bening saradan 1100746 waduk bening saradan 1100745 waduk bening saradan 1100744 waduk bening saradan 1100743 waduk bening saradan 1100742 waduk bening saradan 1100740 waduk bening saradan 1100751 waduk bening saradan 1100750 waduk bening saradan 1100749 waduk bening saradan 1100748 waduk bening saradan 1100747waduk bening saradan 1100739   

Berbagai sarana hiburan tersedia di area pinggir waduk yang sangat teduh karena banyak berdiri pepohonan yang besar nan rimbun. Diantaranya ada taman bermain lengkap dengan sarananya (ayunan, jungkat-jungkit,perosotan,dll). Dan bagi pengunjung yang ingin berkeliling waduk tersedia sarana perahu dengan cukup membayar 5000 rupiah untuk orang dewasa dan 3000 rupiah untuk anak-anak.

Waduk yang juga sering disebut dengan waduk bening ini juga merupakan tempat lokasi yang sangat diminati oleh penghobi mancing. “Ikannya ‘gede-gede’ dan banyak ragamnya,” ujar Agung salah satu pemancing yang ditemui costermania. Para pemancing di waduk ini pun mayoritas terbilang ‘maniak’ hingga menginap dengan hanya membuat bifak (tempat berteduh sederhana/ seadanya, biasanya menggunakan ponco/jas hujan). “Kendaraan biasa kami titipkan di warung-warung yang berada di area taman hiburan,” papar Agung. costermania juga menjumpai para pemancing tidak tanggung-tanggung sampai ada yang memancing dengan menceburkan diri hingga hanya terlihat kepala dan joran pancingnya saja.

Dengan sarana dan prasana yang tersedia, waduk Widas ini layaklah sebagai tempat rekreasi keluarga atau sekedar singgah saat perjalanan ketika melewati jalur jalan raya Saradan (Nganjuk-Madiun). Dan bagi para penghobi mancing, silahkan mencoba sendiri tarikan khas ikan-ikan waduk Widas.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

dunia digital

teknologi digital untuk semua..

Catatan Dahlan Iskan

dahlaniskan.wordpress.com

WIRO NyöbaMôtö

Belajar menulis dan mem-foto apa saja pas nongkrong atau Mblåkräck :)

Otoblogger Indonesia

Mari Ngobrol Tentang Otomotif

indomotoblog

One Stop Indonesian Motorcycle Blog

kDW Motoblog

All About Motorcycle News

tmcblog.com

Motorcycle News | New Product | Racing | Review |

Iwanbanaran.com

All About Automotif | Autonews | Discussion | Issue | Review | New product

jatimotoblog

Agregator blog jawa timur

setia1heri.com

Wis pokok e nulis Gan... :-D

PAGUYUBAN BeAT JAWA TIMUR

The Journey for ONE HEART Brotherhood

soerabajascoopycommunity

Just another WordPress.com site

Honda Cub Surabaya

Perkumpulan Penggemar Motor Honda C50,C70,C90 Surabaya

%d bloggers like this: